About Us

Breaking News
Join This Site
Cirebon Lebih Dulu Merdeka Pada Tanggal 15 Agustus 1945

Cirebon Lebih Dulu Merdeka Pada Tanggal 15 Agustus 1945

Tugu Proklamasi Kota Cirebon
CirebonAktual.Com - Tak banyak yang tahu, bahwa tugu berbentuk pensil yang terletak di alun-alun kejaksan Kota Cirebon dan setiap hari dilalui itu adalah sebuah monumen amat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tugu itu dibuat untuk menandai bahwa proklamasi kemerdekaan pernah dikumandangkan di tempat itu, dua hari lebih awal dari proklamasi yang dikumandangkan oleh Sukarno dan Hatta di Jalan Pegangsaan Timur No 56.

Persiapan untuk menyambut proklamasi dipimpin oleh dokter Soedarsono (Dr Sudarsomo, namanya dibadikan jalan) yang saat itu menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Kesambi (sekarang RSUD Gunung Jati). Beberapa tokoh lain seperti Sugra cs, Sastrosuwirjo dan Manadi cs ikut berjuang untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Aktivis pemuda Cirebon melakukan proklamasi kemerdekaan RI di Alun-alun Kejaksan setelah mendengar kabar Jepang menyerah kepada Sekutu 14 Agustus 1945. Karena tidak ingin terus dijajah, maka cepat-cepat dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan RI pada 15 Agustus 1945 atau lebih cepat dua hari dari Proklamasi RI di Jakarta.

Menjelang pecahnya proklamasi atau setelah adanya berita positif kekalahan Jepang, maka secara spontan pemuda dan rakyat Cirebon melakukan penyerbuan ke kantor-kantor pemerintahan Jepang untuk merebut dan menyerahkan kekuasan Jepang kepada RI dengan aparat pemerintahan Jepang saat itu menandatangani penyerahan tidak bersyarat kepada Indonesia.

Namun berita proklamasi di Jakarta pada 17 Agustus 1945 baru diterima masyarakat Cirebon pada 18 Agustus 1945 pukul 16.00, sesaat setelah diterimanya informasi tersebut diadakan rapat umum di Alun-alun Kejaksan dan diteruskan dengan pawai keliling kota dan malam harinya langsung dibentuk Karisedenan Cirebon yang bertempat di Perguruan Tinggi Taman Siswa yang dimulai sejak pukul 20.00 dan baru berakhir pukul 05.00 pagi esok harinya

Tugu Proklamasi Cirebon berada di luar sudut Alun-alun Kejaksaan, persis di pojok jalan yang diapit oleh Jalan Siliwangi dan Jalan RA Kartini, Cirebon. Tugu Proklamasi Cirebon itu dibangun sebagai tengara bahwa pada 15 Agustus 1945 telah berlangsung pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan oleh dr. Sudarsono, Kepala Rumah Sakit Kesambi (sekarang Rumah Sakit Gunung Jati) dan aktivis Partai Sosialis Indonesia (PSI) pimpinan Sutan Sjahrir, disaksikan oleh sekitar 50 orang pemuda.